Kategori Berita

Belum Diangkat PNS, Forum Guru Honorer K2 dan Non K2 Mengadu ke DPRD Kota Tangerang

image

KOTA TANGERANG,(RT)-Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Suparmi, ST menerima utusan forum guru honorer ketegori dua (K2) dan non K2 yang terdiri dari perwakilan setiap kecamatan di Kota Tangerang.

Kehadiran mereka untuk mengadu terkait nasib status guru K2 dan non K2 yang belum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat ini sedang dibuka lowongan untuk CPNS tahun 2018.

Suparmi, ST mengapresiasi perjuangan tenaga kerja guru honorer K2. Menurutnya, keluhan guru honorer K2 patut diperjuangkan, mengingat masa pengabdiannya di dunia pendidikan sudah berlangsung hingga puluhan tahun.

“Saya mengapresiasi perjuangan guru honorer K2. Sebagai wakil rakyat, DPRD akan mendorong eksekutif untuk merealisasikan tuntutan para guru honorer K2 dan non K2 di Kota Tangerang,” ujar Suparmi, ST di Ruang Banmus, DPRD Kota Tangerang pada Selasa (9/10/18) lalu.

Suparmi menambahkan, DPRD akan menganalisa dan mengkaji Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang untuk kesejahteraan guru honorer K2.

“Apakah APBD mencukupi atau tidak, perlu dikaji dan dianalisa,” ucap Ketua DPRD Kota Tangerang.KOTA TANGERANGPerlu diketahui, Forum guru honorer K2 dan non K2 Kota Tangerang menolak penerimaan CPNS 2018, menuntut mengangkat K2 dan non K2 menjadi PNS skala prioritas.

Sekarang ada kurang lebih 1004 orang tenaga guru honor yang saat ini sudah mengabdi puluhan tahun namun belum ada perhatian khusus dari Pemerintah Daerah (Walikota Tangerang).

Terlebih lagi ditahun 2018 ini ada penerimaan CPNS yang dibuka oleh pemerintah pusat, namun para guru honor k2 maupun non k2 terkendala persyaratan penerimaan CPNS dengan adanya batasan umur sampai dengan 35 tahun.

Sehingga hal tersebut semakin menyulitkan kesempatan k2 maupun non k2 menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil. Maka dengan ini memohon kebijakan Pemerintah daerah khususnya Pusat dan DPRD Kota Tangerang untuk dapat segera merealisasikan dan memfasilitasi K2 dan non K2 menjadi PNS.

“Nasib guru honorer K2 sangat memprihatinkan. Statusnya seperti anak tiri yang diasingkan. Bagaimana tidak, guru K2 tidak bisa ikut sertifikasi tapi juga tidak diangkat PNS. Ditambah kesejahteraannya sangat minim di bawah UMK Kota Tangerang,” pungkas Heru.(ARD)

Thu, 18 Oct 2018 @00:00

Copyright © 2018 WWW.REPORTASETANGERANG.COM · All Rights Reserved