Kategori Berita

SPBU Gerendeng Jadi Sarang PSK, Satpol PP Akan Lakukan PAM

image

KOTA TANGERANG,(RT)—Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Jalan Otto Iskandardinata, nomor 69-71, Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci menjadi sarang Pekerja Seks Komersial (PSK). Bagaimana tidak, di setiap malam di lokasi tersebut dipadati para wanita dengan berpakaian seksi.

Bahkan, ketika Satpol PP Kota Tangerang melaksanakan penegakan Perda nomor 8 Tahun 2005 tentang pelarangan pelacuran, di lokasi tersebut dan di beberapa hotel melati di sekitarnya selalu mengamankan para PSK.

Kali ini, Satpol PP Kota Tangerang melalui tim kalong wewe bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Gakumda) bersama dengan Tramtib Kecamatan Karawaci dan Polsek Karawaci berhasil mengamankan dua wanita PSK, 1 orang Waria, dan 2 pasangan yang asik mesum di salah satu hotel melati.

"Pagi ini kita dalam penegakan Perda nomor Delapan Tahun Dua Ribu Lima berhasil mengamankan Dua orang PSK, 1 Waria, dan Dua pasangan bukan suami istri. Untuk PSK dan Waria kita dapatkan di depan SPBU Gerendeng. Sementara, Dua pasangan bukan suami istri kita dapat di wisma PKPN," ujar Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang saat ditemui usai penertiban, Sabtu (7/7/2018) dini hari.

Kaonang menambahkan, para PSK yang terjaring razia pagi ini kita lakukan pendataan dan langsung kita kirim ke Pasar Rebo untuk dilakukan rehabilitasi. Sementara, Dua pasangan mesum kita hanya menahan kartu identitas seperti KTP.

"PSK itu akan di rehabilitasi selama 6 bulan. Untuk pasangan mesum bisa ambil KTP-nya di kantor Satpol PP dengan membawa surat keterangan dari RT dan RW mereka tinggal," imbuhnya.

Terkait dijadikannya sarang PSK di SPBU Gerendeng lanjut Kaonang, Satpol PP Kota Tangerang tidak kalah akal. Instansi yang dikepalai oleh H. Mumung Nurwana itu berencana akan melakukan pengamanan di lokasi tersebut pada malam hari.

"Razia PSK di beberapa titik di Kota Tangerang khususnya di SPBU Gerendeng ini sering kita lakukan. Namun tetap saja, PSK terus membandel. Kita akan lakukan pengamanan di malam hari di lokasi tersebut," tegasnya.

Menurut Kaonang, para PSK mangkal dengan menggunakan sepeda motor. Ketika ada petugas Satpol PP, PSK langsung melarikan diri. Dirinya mengaku, dalam mengamankan PSK tidaklah mudah.

"Kita tidak bisa main tangkap dan menyatakan kalau wanita itu PSK. Kita harus lakukan penyelidikan terlebih dahulu. Dalam penyelidikan kita harus merekam percakapan kita dengan PSK tersebut, seperti melakukan tawar menawar harga. Apabila tawar menawar sudah terjadi baru kita bisa amankan PSK tersebut," pungkasnya.(ARD)

Sun, 8 Jul 2018 @08:58

Copyright © 2018 WWW.REPORTASETANGERANG.COM · All Rights Reserved