Kategori Berita

Polsek Karawaci Amankan 54 Botol Miras

image

KOTA TANGERANG,(RT)—Polisi Sektor (Polsek) Karawaci amankan 54 botol miras saat menggelar operasi cipta kondisi (cipkon), Selasa (3/4/2018) malam. Selain melakukan operasi mobile, Polsek Karawaci juga melakukan pemeriksaan ke tempat peredaran narkoba dan miras.
Dalam melakukan giat operasi Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim didampingi oleh pawas Kanit Sabhara Ipda Kamal, dan mengerahkan sedikitnya 15 personil.

 

Kapolsek Karawaci saat dihubungi melalui seluler miliknya mengatakan operasi mobile dilaksanakan dengan melintasi jalan Proklamasi, jalan Soebandi, jalan Arya Santika, jalan Galeong, jalan Moh. Toha, jalan Rhm Noeradji, jalan Sasmita, jalan Otista, jalan Letda Suprapto, dan jalan Merdeka.

 

"Di jalan - jalan tersebut terdapat toko jamu, dan mayoritas menjual minuman keras (miras.red)," ujarnya.
Kapolsek menjelaskan, jumlah barang bukti daripada hasil operasi yaitu sebanyak 54 botol miras berbagai macam merek, dan 3 kantong plastik miras. Di jalan Soebandi kita amankan anggur putih 4 botol, angker bir 10 botol, anggur merah 1 botol, anggur kolesom 2 botol, dan anggur rajawali 7 botol, di jalan Aria santika 3 botol rajawali, jalan M. Toha km. 2, 3 botol anggur kolesom, dan di jalan Moh. Toha, Kelurahan Gerendeng anggur putih 4 botol, bir angker 8 botol, anggur rajawali 2 botol, guinea 4 botol, anggur kolesom 4 botol, anggur merah 2 botol, dan 3 bungkus plastik berisi anggur rajawali," terangnya.

KOTA TANGERANGLanjut Kapolsek, barang bukti yang berhasil diamankan akan dilakukan pemusnahan. Sementara, para pemilik miras hanya dilakukan pendataan. "Miras-miras ini nantinya akan kita musnahkan," tegasnya.

 

Kompol Abdul mengaku, akan terus menertibkan para pelanggar hukum yang ada di wilayah tugasnya. Dalam hal ini, Kapolsek Karawaci juga berpesan kepada masyarakat agar ketika melihat ada pelanggar hukum dapat segera melaporkan ke Mapolsek Karawaci.

 

"Saya akan berantas para pelanggar hukum yang ada di wilayah Karawaci, pelanggar hukum seperti peredaran miras, narkoba, curanmor, curas, curat, dan lainnya. Dalam hal ini, saya harap masyarakat juga dapat memberitahu kami ketika ada permasalahan di wilayah merela masing-masing," tegasnya.

 

KOTA TANGERANGMenurutnya, para pedagang miras wajib untuk diberantas. Pasalnya, dengan minuman beralkohol dapat memicu adanya tindak kejahatan. "Yang namanya orang terpengaruh alkohol maka dia tidak dapat mengendalikan emosi dan tidak dapat berfikir sehat," tutupnya.(ARD)

Wed, 4 Apr 2018 @00:11

Copyright © 2018 WWW.REPORTASETANGERANG.COM · All Rights Reserved