Kategori Berita

Kelompok Begal Di Bayur di Hadiahi Timah Panas

image

KOTA TANGERANG,(RT) — Polsek Jatiuwung berhasil mengungkap pelaku begal kelompok Bayur, terdiri dari 4 Orang penadah dan 2 orang pelaku utama, Selasa (23/1/2018). Kedua pelaku utama, berhasil dilumpuhkan dengan timah panas yang mengenai kaki kiri kedua pelaku.

" Alhamdulillah Polsek Jatiuwung sudah dapat mengungkap kasus 365, yang sempat viral terjadi di Jalan Arya Kamuning dekat PLN wilayah Bayur, Kecamatan Jatiuwung, dimana korban sempat dianiaya dan dirampas motornya. Adapun waktu dan tanggal kejadian yaitu pada 4 Januari 2018," ungkap Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf kepada awak media saat press realease, Selasa ( 23/01/2018 ) di ruang Aula Mapolsek Jatiuwung.

Dijelaskan Kapolsek, dari kejadian tersebut jajaran anggota Polsek Jatiuwung langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan kami mendapat petunjuk dari beberapa laporan di lapangan, mulai dari pengembangan kita akhirnya bisa mengamankan, berawal dari kasus penadah atau kasus 480 nya, yaitu Sdr. N.

" Dari inisial N selanjutnya kita kembangkan mendapat motor dari inisial D, dari D ternyata motor tersebut dari inisial J, selanjutnya dikembangkan lagi motor tersebut dari inisial B, dan dari B ini kami mengarah ke pelaku utama dengan inisial S dan A," terangnya.

Lanjut Kompol Eliantoro, setelah mengantongi ciri-ciri S dan A, anggota buser Polsek Jatiuwung berhasil menangkap kedua pelaku tersebut di daerah Sepatan dan Pasar Kemis.

" Karena kedua pelaku melawan akhirnya dilumpuhkan oleh anggota kami dilapangan  dengan menembak kaki kiri kedua pelaku," imbuh Eliantoro.

Lebih lanjut Kompol Eliantoro menjelaskan, bahwa modus pelaku merampas kendaraan korban di jalan, dengan cara memepet dan tidak segan-segan menganiaya korbanya.

" Mereka komplotan lokal, mereka tinggal didaerah Sepatan, dan sempat bermain dibeberapa tempat termasuk wilayah Karawaci dan untuk wilayah Pasar Kemis masih kami kembangkan lebih lanjut," 

" Dari tangan para pelaku berhasil kita amankan barang bukti ( BB  ) berupa, 9 unit kendaraan motor berbagai jenis  yang dicurigai hasil curannmor, sebilah golok, uang tunai 700.000,- ribu rupiah, 5 plat nomer kendaraan bermotor, 1 lembar stnk sepeda motor merek Honda Nopol : B 3745 CFE, menurutnya, sebagaian hasil kejahatan didorong ke daerah lampung," tutupnya.

Sementara, para pelaku terancam pidana pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 Tahun penjara dan untuk penadah terancam pidana 480 KUHP dengan ancaman 4 Tahun penjara dan denda maksimal Rp. 900 juta.(Ard)

Wed, 24 Jan 2018 @22:30

Berita Terbaru
JASA KONSULTAN SKRIPSI

JASA KONSULTAN SKRIPSI

JASA PEMBUATAN SKRIPSI

Melayani Pembuatan Skripsi

SLINK
Copyright © 2018 WWW.REPORTASETANGERANG.COM · All Rights Reserved